Senin, 17 Mei 2010 - 18:17
Posted By MyDiskon Events
Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2010 yang digelar di Balai Pemuda Surabaya 7-17 Mei berharap bisa menghidupkan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), khususnya yang bergerak di bidang karya seni.
Menurut Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf di Surabaya, banyak pelukis di Jatim yang karyanya dikenal bukan hanya di dalam negeri saja namun hingga ke luar negeri. Dan itu akan membantu menghidupkan UMKM kita.
Kota besar seperti Surabaya, Jakarta, dan Bandung, kata Saifullah, jumlah pelukis maupun pembeli lukisan terus meningkat, kondisi ini diharapkan bisa membawa dampak positif bagi para pelaku seni. "Ada semacam efek domino yang bisa diharapkan mendongkrak ekonomi. Kebetulan di Surabaya, trendnya bagus sekali," tuturnya.
Pameran lukis yang digelar kali ketiga ini diikuti 394 pelukis yang berasal dari Jatim seperti Banyuwangi, Malang, Surabaya, Tulungagung, Sidoarjo, dan Mojokerto, serta beberapa dari luar Jatim seperti Bali, Jakarta, Bandung, Jawa Tengah, dan Kalimantan.
Sementara itu, Ketua Sanggar Merah Putih dan PSLI 2010, M Anis mengatakan, selama ini, respon masyarakat Indonesia khususnya para pelukis cukup bagus terlihat dari habisnya seluruh stan yang disediakan panitia. Ia berharap transaksi di PSLI ini mencapai sekitar Rp 1 milyar.
“Kami menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada para pelukis dari berbagai provinsi, yang telah memberi kepercayaan pada kami untuk kembali menggelar even ini, sehingga jumlah stan yang kami sediakan habis dibooking,” terangnya. (mkl)