Kamis, 03 Juni 2010 - 18:26
Posted By MyDiskon Events
Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Jatim akan menggelar workshop dan Media Gender Award pada Juni mendatang. Acara ini digelar guna mempopulerkan program Pengarusutamaan Gender (PUG) di kalangan media massa (cetak, radio, maupun elektronik) dan mendorong media massa agar lebih peka dan prespektif gender.
Kepala Bidang Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Pengarusutamaan Anak BPPKB Jatim, Dra DK Wardhani Danu Kusumo MM, mengatakan, tujuan diadakannya Media Gender Award guna mendorong dan memfamiliarkan gerakan pengarusutamaan gender di kalangan media massa. Selain itu, agar lebih mengangkat isu-isu lokal terkait dengan PUG.
“Selama ini, PUG kurang tenar di kalangan media massa. Banyak kasus-kasus lokal yang luput dari pantauan media. Padahal, apabila di ekspose, kasus pelanggaran terhadap perempuan dapat diminimalisasi,” ujarnya.
Sebagai contoh pelanggaran terhadap perempuan, yaitu perlakuan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang disebabkan karena ketidakmampuan perempuan dalam mengupayakan hak-haknya dalam rumah tangga. Kemudian, gencarnya PUG ini juga untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa berkarya dan bekerja seperti kaum laki-laki, jangan hanya dipandang sebelah mata saja.
Untuk tahap awal, akan dilakukan workshop Media Gender Award yang akan menjaring 50 peserta pilihan dari BPPKB Jatim yang berasal dari media elektronik dan media cetak. Rencananya digelar dua hari pada 21 Juni mendatang. Pada workshop ini lebih menitikberatkan pada bahasan isu-isu lokal tentang PUG dan juga bagaimana cara mengangkat hak-hak perempuan yang ada di daerah dengan mendatangkan narasumber, yaitu dari BPPKB Jatim, KPID, PWI, Diskominfo Jatim, Fakultas Komunikasi UNAIR, dan Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim.
Materi yang akan diberikan pada workshop ini memuat soal kebijakan provinsi (RPJMD yang berprespektif gender, Media yang berprespektif Gender, Etika penyiaran yang berprespektif Gender, kode etik Jurnalis, dan sosialisasi UU KIP (Keterbukaan Informasi Publik). Pada kesempatan itu juga dilakukan kunjungan ke Jawa Pos Group/ ke Batu Televisi.
Tindaklanjut dari workshop itu, akan digelar lomba menulis atau liputan seputar gender yang dilaksanakan sebulan setelah workshop digelar. Nantinya akan diambil lima juara (juara 1, 2, 3, harapan satu, dan harapan dua). (mkl)