About Us Product & Services FAQ Contact Us
Sabtu, 19 Mei 2012
Search
Detail News > National
Sabtu, 08 Mei 10 - 14:34 Posted By MyDiskon Culture
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III bekerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) RI menyelenggarakan Pelatihan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (AK3) Umum untuk pegawai di lingkungan Pelindo III. Ini dilakukan sebagai upaya bentuk untuk menuju budaya kerja AK3

Senior Manager Perencanaan dan Pengembangan SDM PT Pelindo III, Nurhadi di Surabaya, mengatakan, manajemen Pelindo III saat ini bertekad untuk mencetak tenaga-tenaga yang profesional di bidang AK3, baik itu regular maupun in house. Tentunya, dengan adanya tenaga professional ini akan membantu perusahaan sehingga mampu mendapatkan kepercayaan dan jati dirinya di tengah persaingan yang semakin kompetitif.

Selain itu, juga menghadapi Undang-Undang (UU) No 17/ 2008 tentang Pelayaran, yang saat ini Pelindo III sebagai terminal operator telah mempersiapkan beberapa sarana pengembangan usaha yang diharapkan bisa mendongkrak pendapatan Pelindo III, seperti Terminal Teluk Lamong, Terminal Nilam Timur serta perluasan beberapa lapangan penumpukan di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB).

Tidak itu saja, Pelindo III juga berupaya melakukan revitalisasi beberapa area guna mengoptimalkan produksi bongkar muat di Pelindo III. Untuk itu, kesiapan personil SDM sangat diperlukan disamping pelatihan ketrampilan mengoperasikan alat-alat serta tata kelola terminal, teknik keamanan di terminal, juga kemampuan di dalam hal AK3, untuk dapat meng implementasikan langkah zero accident sehingga pelayanan bongkar muat di Pelabuhan menjadi aman dan nyaman.

Senada diungkapkan Direktur Personalia & Umum Pelindo III, Edy Hidayat, pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi para pengelola SDM, secara professional adalah memulai kompetensi di unit kerjanya. Untuk itu Manajemen Pelindo III mengalokasikan anggaran pendidikan dan pelatihan hingga Rp 13 miliar. “Diharapkan SDM ini nantinya menjadi tenaga yang professional dan handal di lapangan sesuai kebutuhan sebagai Terminal Operator,” ujarnya.

Menurutnya, dengan keterbatasan pengawas ketenagakerjaan dari Departemen tenaga kerja keberadaan para Ahli K3 Umum yang diberi kewewenangan dan lisensi oleh Menteri Tenaga Kerja untuk mengawasi pelaksanaan K3 di tempat kerja ini akan sangat membantu. Dengan pelatihan diharapkan menambah pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan tugas sehari-hari dalam mengawasi pelaksanaan K3 di tempat kerjanya nanti. (mkl)
Kategori : Budaya
Promosi MyDiskon Business
Promosi MyDiskon Business
Promosi MyDiskon Entertainment
Promosi MyDiskon Transportation
Promosi MyDiskon Business
Share
 
Archive
Categories
Login Here

Email
Password
   Forget Password ?
Mitra Diamond
promosipromosi
<< Previous Play > Stop Next >>
Cari Iklan
Mitra Premium
promosipromosi
promosipromosi
promosipromosi
promosipromosi
promosipromosi
promosipromosi
promosipromosi
promosipromosi
promosi
<< Prev Play > Stop Next >>
News
Promo Iklan