Kamis, 12 Agst 10 - 19:18
Posted By MyDiskon Entertainment
Hasil riset the Nielsen Company Indonesia menunjukkan selama bulan puasa tayangan religius dan komedi paling banyak ditonton pemirsa televisi. "Selama bulan puasa program religius dan komedi mendapat banyak penonton saat berbuka dan turun drastis sesudahnya. Tampaknya orang menikmati program untuk menemani berbuka," kata Direktur Eksekutif Layanan Riset Retail Nielsen Teguh Yunanto, pada Antara, di Jakarta, Kamis (12/08) kemarin.
Ia menjelaskan, waktu pemirsa televisi menonton tayangan religius selama puasa meningkat tiga persen menjadi hampir 3,5 jam dalam sebulan dimana 2,5 jam diantaranya dilakukan saat berbuka puasa.
Menurut Nielsen, pemirsa televisi juga menghabiskan waktu hampir delapan jam pada dini hari untuk menyaksikan program komedi dan sinetron televisi. Pada Ramadhan tahun lalu sinetron "Para Pencari Tuhan 3" ditonton 1,7 juta pemirsa dan komedi "Saatnya Kita Sahur" ditonton 1,6 juta pemirsa pada dini hari.
Teguh menjelaskan pula bahwa secara keseluruhan jumlah penonton televisi meningkat bermakna selama Ramadhan. Bulan Ramadhan tahun lalu jumlah pemirsa televisi meningkat 15 persen dibanding bulan biasa menjadi 6,5 juta orang. "Kontribusi pemirsa anak-anak paling besar, sampai 1,3 juta anak," katanya.
Selama bulan puasa, menurut Nielsen, orang lebih banyak menonton televisi pada dini hari saat sahur. Tahun lalu, sebanyak 5,4 juta orang menonton tayangan televisi saat sahur, sembilan kali lebih banyak dibanding hari biasa.
Jumlah pemirsa televisi saat berbuka juga 18 persen lebih banyak dibanding pada hari biasa. Stasiun televisi memanfaatkan kondisi ini dengan memperbanyak tayangan atau program religius dan komedi untuk menghibur pemirsa.
Waktu tayang program religius menjelang saat berbuka yang nihil pada bulan biasa naik drastis menjadi 140 jam selama bulan puasa. Sementara waktu tayang program komedi di televisi nasional naik tiga kali lipat menjadi 574 jam pada dini hari. (ant/mkl)
Kategori : Hiburan